Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent.
Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat, memiliki wilayah, dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain.
Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut, dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada. Negara memiliki beberapa sifat diantaranya :
Sifat monopoli
Monopoli berasal dari kata ³mono´ yang artinya satu dan ³poli´ yang artinyapenguasa, jika sifat monopoli dikaitkan dengan Negara adalah suatu hak tunggal yangdilakukan oleh negara untuk berbuat atau menguasai sesuatu untuk kepentingan dantujuan bersama. Negara mempunyai monopoli dalam menetapkan tujuan bersama dalamkehidupan bermasyarakat. Dalam hal ini Negara dapat menyatakan bahwa suatu alirankepercayaan atau aliran politik tertentu dilarang hidup dan disebarkluaskan, oleh karenadianggap bertentangan dengan tujuan masyarakat dan dapat membahayakan posisi suatukekuasaan. Misalnya, Pemerintah mencanangkan Indonesia Sehat 2010. Itu berarti WargaNegara Indonesia harus berpartisipasi agar tercapai.
Sifat memaksa
Sifat memaksa artinya bahwa negara mempunyai kekuatan fisik secara legal agartercapai ketertiban dalam masyarakat dan mencegah timbulnya anarkhi. Denganditaatinya peraturan perundang-undangan, penertiban dalam kehidupan bermasyarakatdapat tercapai serta dapat pula mencegah timbulnya anarki. Saran dalam pencapaian haltersebut tidak luput dari kinerja polisi, tentara yang bertugas menjaga pertahan dankeamanan serta alat penjamin hukum lainnya. Organisasi dan asosiasi yang lain dariNegara juga mempunyai aturan-aturan yang mengikat, akan tetapi aturan-aturan yangdikelurkan oleh Negara lebih mengikat penduduknya. Dalam masyarakat yang bersifat homogen dan ada consensus nasional yang kuat mengenai tujuan-tujuan bersama, biasanya sifat paksaan itu tidak begitu me nonjol.
Oleh sebab itu, untuk menjadi warga negara yang baik sudah seharusnya menaati segenap peraturan yang di tetapkan oleh negara. Agar teciptanya negara yang damai dan kondusif.
NB:
Ref by : http://id.wikipedia.org/wiki/Negara
http://www.scribd.com/doc/36662339/Sifat-Sifat-Negara-Beserta-Contohnya
Selasa, 06 Desember 2011
Senin, 05 Desember 2011
Potensi pada Generasi Muda
Generasi muda biasa di sebut pemuda. Pada era modernisasi ini, generasi muda adalah bibit penerus bangsa dan negara. Sehingga, mereka di jadikan prioritas utama sebagai aset negara yang perlu di proteksi perkembangannya. Banyak cara untuk menjadikan dan mengembangkan potensi yang ada pada masing-masing individu. Selain itu, dari cara-cara yang dapat di usahakan, banyak pula efek yang muncul dari perihal tersebut.
Salah satu cara mengembangkan potensi generasi muda yaitu sosialisasi. Sosialisasi adalah proses interaksi antara individu dengan individu yang lain sehingga terjadi komunikasi. Banyak media yang bisa di gunakan sebagai proses sosialisasi yaitu, keluarga, sekolah, teman sebaya, dan masyarakat. Dari segi keluarga, ini adalah media terpenting yang harus benar-benar di kenalkan pada individu yang belum mengenal halayak luar. Keluarga dapat menjadi media pembangun kepribadian dari seorang individu. Bagaimana cara seorang individu bersosialisasi dengan lingkungannya dapat di bentuk oleh keluarga. Oleh karena itu, pada orang tua harus memfokuskan perkembangan anak-anaknya agar menjadi pribadi yang mampu di terima oleh kelompok di sekitarnya. Berikutnya adalah media sosialisasi yang di sebut teman sebaya, itupun dapat berpengaruh besar terhadap perkembangan dari seorang individu. Tetapi yang sangat di sayangkan, media tersebut memiliki banyak efek negatif jika di bandingkan dengan efek positifnya. Itu semua dapat di kondisikan, kembali lagi pada proteksi keluarga. Dari sekian media sosialisasi, media sekolah atau di sebut pendidikan, ini juga berperan penting terhadap perkembangan individu. Mutu atau kualitas seorang individu dapat menjadi bernilai, ketika mereka mengemban ilmu pendidikan formal yang di sebut sekolah itu sendiri. Dari cara pandang, tata krama, dan bicara, edukasi sebagai modal utama untuk pengembangan kualitas individu bersosialisasi di dalam lingkungannya.
Untuk proses sosialisasi pada seorang individu tidaklah mudah, sehingga pembelajaran dan pengenalan tentang cara bersikap menjadi perihal utama yang harus di fokuskan. Mengenai efek negatif itu sendiri, jadikan pengalaman yang membuat perbaikan terhadap sebuah kualitas pada individu di masa yang akan datang.
Salah satu cara mengembangkan potensi generasi muda yaitu sosialisasi. Sosialisasi adalah proses interaksi antara individu dengan individu yang lain sehingga terjadi komunikasi. Banyak media yang bisa di gunakan sebagai proses sosialisasi yaitu, keluarga, sekolah, teman sebaya, dan masyarakat. Dari segi keluarga, ini adalah media terpenting yang harus benar-benar di kenalkan pada individu yang belum mengenal halayak luar. Keluarga dapat menjadi media pembangun kepribadian dari seorang individu. Bagaimana cara seorang individu bersosialisasi dengan lingkungannya dapat di bentuk oleh keluarga. Oleh karena itu, pada orang tua harus memfokuskan perkembangan anak-anaknya agar menjadi pribadi yang mampu di terima oleh kelompok di sekitarnya. Berikutnya adalah media sosialisasi yang di sebut teman sebaya, itupun dapat berpengaruh besar terhadap perkembangan dari seorang individu. Tetapi yang sangat di sayangkan, media tersebut memiliki banyak efek negatif jika di bandingkan dengan efek positifnya. Itu semua dapat di kondisikan, kembali lagi pada proteksi keluarga. Dari sekian media sosialisasi, media sekolah atau di sebut pendidikan, ini juga berperan penting terhadap perkembangan individu. Mutu atau kualitas seorang individu dapat menjadi bernilai, ketika mereka mengemban ilmu pendidikan formal yang di sebut sekolah itu sendiri. Dari cara pandang, tata krama, dan bicara, edukasi sebagai modal utama untuk pengembangan kualitas individu bersosialisasi di dalam lingkungannya.
Untuk proses sosialisasi pada seorang individu tidaklah mudah, sehingga pembelajaran dan pengenalan tentang cara bersikap menjadi perihal utama yang harus di fokuskan. Mengenai efek negatif itu sendiri, jadikan pengalaman yang membuat perbaikan terhadap sebuah kualitas pada individu di masa yang akan datang.
Selasa, 08 November 2011
Masyarakat dan Kebudayaan
Masyarakat adalah sekelompok manusia, khususnya, memiliki agama atau kewarganegaraan yang sama dan tinggal di suatu daerah tertentu. Sejak zaman pra sejarah, setiap saat di penuhi dengan kelahiran dan juga kematian seluruh masyarakat yang tinggal di suatu negara tertentu (penduduk). Akan tetapi, di era globalisasi seperti saat ini, kelahiran lebih meningkat. Sehingga, pemerintah mengupayakan cara-cara yang di pragmatiskan efektif sebagai penekanan pertumbuhan penduduk.
Sedangkan, dari segi kebudayaan yang bermakna kecerdasan atau peradaban yang di miliki oleh suatu negara. Kebudayaan tersebut, menjadi satu ciri khas yang membedakan penduduk yang satu dengan yang lain, bahkan dalam ruang lingkup bangsa. Oleh sebab itu, kebudayaan identik dengan kepribadian. Sehingga, baik maupun buruk suatu kebudayaan, dapat mewakili sebagian besar kepribadian yang di miliki oleh penduduk atau bangsa di tempat tersebut.
Di seluruh benua, khususnya negara, memiliki kebudayaan yang berbeda. Sehingga, negara tersebut dapat terkenal dengan berbagai kebudayaannya, diantaranya negara-negara di sekitar benua Amerika dan Eropa di sebut dengan kebudayaan barat, sedangkan negara-negara di wilayah benua Asia terkenal dengan kebudayaan timur. Banyak perbedaan dari kedua kebudayaan tersebut. Mengakibatkan, pengaruh yang saling datang dari sisi positif maupun negatif.
Sebagai bangsa harus bangga dengan berbagai macam budaya yang di miliki oleh negaranya. Karena, mempertahankan dari generasi ke generasi lainnya jauh lebih sulit, di bandingkan dengan mencari inovasi baru untuk menyesuaikan budayanya dengan zaman yang ada. Terlebih, pengaruh negatif yang banyak dan cepat berkembang. Sastra dan sejarah, dapat menjadi alternatif dalam pendidikan formal, agar kebudayaan yang di miliki tidak hilang seiring pergantian zaman yang semakin modern ini.
Sedangkan, dari segi kebudayaan yang bermakna kecerdasan atau peradaban yang di miliki oleh suatu negara. Kebudayaan tersebut, menjadi satu ciri khas yang membedakan penduduk yang satu dengan yang lain, bahkan dalam ruang lingkup bangsa. Oleh sebab itu, kebudayaan identik dengan kepribadian. Sehingga, baik maupun buruk suatu kebudayaan, dapat mewakili sebagian besar kepribadian yang di miliki oleh penduduk atau bangsa di tempat tersebut.
Di seluruh benua, khususnya negara, memiliki kebudayaan yang berbeda. Sehingga, negara tersebut dapat terkenal dengan berbagai kebudayaannya, diantaranya negara-negara di sekitar benua Amerika dan Eropa di sebut dengan kebudayaan barat, sedangkan negara-negara di wilayah benua Asia terkenal dengan kebudayaan timur. Banyak perbedaan dari kedua kebudayaan tersebut. Mengakibatkan, pengaruh yang saling datang dari sisi positif maupun negatif.
Sebagai bangsa harus bangga dengan berbagai macam budaya yang di miliki oleh negaranya. Karena, mempertahankan dari generasi ke generasi lainnya jauh lebih sulit, di bandingkan dengan mencari inovasi baru untuk menyesuaikan budayanya dengan zaman yang ada. Terlebih, pengaruh negatif yang banyak dan cepat berkembang. Sastra dan sejarah, dapat menjadi alternatif dalam pendidikan formal, agar kebudayaan yang di miliki tidak hilang seiring pergantian zaman yang semakin modern ini.
Masyarakat dan Kebudayaan
Masyarakat adalah sekelompok manusia, khususnya, memiliki agama atau kewarganegaraan yang sama dan tinggal di suatu daerah tertentu. Sejak zaman pra sejarah, setiap saat di penuhi dengan kelahiran dan juga kematian seluruh masyarakat yang tinggal di suatu negara tertentu (penduduk). Akan tetapi, di era globalisasi seperti saat ini, kelahiran lebih meningkat. Sehingga, pemerintah mengupayakan cara-cara yang di pragmatiskan efektif sebagai penekanan pertumbuhan penduduk.
Sedangkan, dari segi kebudayaan yang bermakna kecerdasan atau peradaban yang di miliki oleh suatu negara. Kebudayaan tersebut, menjadi satu ciri khas yang membedakan penduduk yang satu dengan yang lain, bahkan dalam ruang lingkup bangsa. Oleh sebab itu, kebudayaan identik dengan kepribadian. Sehingga, baik maupun buruk suatu kebudayaan, dapat mewakili sebagian besar kepribadian yang di miliki oleh penduduk atau bangsa di tempat tersebut.
Di seluruh benua, khususnya negara, memiliki kebudayaan yang berbeda. Sehingga, negara tersebut dapat terkenal dengan berbagai kebudayaannya, diantaranya negara-negara di sekitar benua Amerika dan Eropa di sebut dengan kebudayaan barat, sedangkan negara-negara di wilayah benua Asia terkenal dengan kebudayaan timur. Banyak perbedaan dari kedua kebudayaan tersebut. Mengakibatkan, pengaruh yang saling datang dari sisi positif maupun negatif.
Sebagai bangsa harus bangga dengan berbagai macam budaya yang di miliki oleh negaranya. Karena, mempertahankan dari generasi ke generasi lainnya jauh lebih sulit, di bandingkan dengan mencari inovasi baru untuk menyesuaikan budayanya dengan zaman yang ada. Terlebih, pengaruh negatif yang banyak dan cepat berkembang. Sastra dan sejarah, dapat menjadi alternatif dalam pendidikan formal, agar kebudayaan yang di miliki tidak hilang seiring pergantian zaman yang semakin modern ini.
Sedangkan, dari segi kebudayaan yang bermakna kecerdasan atau peradaban yang di miliki oleh suatu negara. Kebudayaan tersebut, menjadi satu ciri khas yang membedakan penduduk yang satu dengan yang lain, bahkan dalam ruang lingkup bangsa. Oleh sebab itu, kebudayaan identik dengan kepribadian. Sehingga, baik maupun buruk suatu kebudayaan, dapat mewakili sebagian besar kepribadian yang di miliki oleh penduduk atau bangsa di tempat tersebut.
Di seluruh benua, khususnya negara, memiliki kebudayaan yang berbeda. Sehingga, negara tersebut dapat terkenal dengan berbagai kebudayaannya, diantaranya negara-negara di sekitar benua Amerika dan Eropa di sebut dengan kebudayaan barat, sedangkan negara-negara di wilayah benua Asia terkenal dengan kebudayaan timur. Banyak perbedaan dari kedua kebudayaan tersebut. Mengakibatkan, pengaruh yang saling datang dari sisi positif maupun negatif.
Sebagai bangsa harus bangga dengan berbagai macam budaya yang di miliki oleh negaranya. Karena, mempertahankan dari generasi ke generasi lainnya jauh lebih sulit, di bandingkan dengan mencari inovasi baru untuk menyesuaikan budayanya dengan zaman yang ada. Terlebih, pengaruh negatif yang banyak dan cepat berkembang. Sastra dan sejarah, dapat menjadi alternatif dalam pendidikan formal, agar kebudayaan yang di miliki tidak hilang seiring pergantian zaman yang semakin modern ini.
Hubungan Masyarakat
Hubungan Masyarakat
Individu adalah bagian terkecil dari kelompok masyarakat. Setiap individu memiliki karakter yang berbeda. Setiap individu tidak dapat hidup sendiri, mereka membutuhkan individu-individu lain untuk menjalankan proses kehidupan. Dari keanekaragaman karakter di setiap individu yang saling berkesinambungan, membuat adanya toleransi, kerjasama, dan gotong-royong sesamanya.
Dari individu-individu yang memiliki berbagai macam karakter, mereka pasti merasa ingin mempunyai karakter dari individu lain sebagai pelengkap segala kekurangan yang ada di diri individu tersebut. Sehingga, terjadilah hubungan sakral yang dapat menyatukan dua karakter berbeda menjadi satu yang di namakan keluarga. Keluarga di bagi menjadi dua, yaitu keluarga inti dan keluarga besar. Keluarga inti adalah keluarga yang hanya terdiri dari ayah, ibu, dan anak, sedangkan keluarga besar berarti keluarga yang mencakup keluarga inti, kakek, nenek, paman, dll.
Tidaklah mudah menyatukan seluruh individu menjadi keluarga. Di butuhkan kesabaran dan pemikiran yang bijaksana, agar tidak ada kesenjangan di antaranya. Dari perkumpulan keluarga-keluarga, timbul istilah masyarakat, yang bermakna sekelompok individu, khususnya, memiliki agama atau kewarganegaraan yang sama dan tinggal di suatu daerah tertentu. Dalam ruang lingkup tempat tinggal, banyak dari masyarakat yang merasa tidak adanya keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran. Terutama di daerah pedesaan, sedikitnya lapangan pekerjaan, sehingga menambah kesulitan pada masyarakat untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Di lain hal, kehidupan kehidupan pekotaan lebih menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Oleh sebab itu, masyarakat di pedesaan banyak memilih pindah ke perkotaan yang di namakan urbanisasi, untuk mengubah terutama dari sisi ekonomi sehingga mereka bisa mendapatkan kehidupan yang lebih layak. Meskipun tidak semua dari mereka berhasil, setidaknya bisa bertahan hidup untuk di hari berikutnya.
Kesimpulannya, dari setiap individu adalah manusia yang di lahirkan sebagai mahluk sosial. Perlu adanya pengertian satu sama lain, agar menjadi masyarakat madani yang selalu berusaha menjadi pribadi yang lebih baik di kemudian hari.
Individu adalah bagian terkecil dari kelompok masyarakat. Setiap individu memiliki karakter yang berbeda. Setiap individu tidak dapat hidup sendiri, mereka membutuhkan individu-individu lain untuk menjalankan proses kehidupan. Dari keanekaragaman karakter di setiap individu yang saling berkesinambungan, membuat adanya toleransi, kerjasama, dan gotong-royong sesamanya.
Dari individu-individu yang memiliki berbagai macam karakter, mereka pasti merasa ingin mempunyai karakter dari individu lain sebagai pelengkap segala kekurangan yang ada di diri individu tersebut. Sehingga, terjadilah hubungan sakral yang dapat menyatukan dua karakter berbeda menjadi satu yang di namakan keluarga. Keluarga di bagi menjadi dua, yaitu keluarga inti dan keluarga besar. Keluarga inti adalah keluarga yang hanya terdiri dari ayah, ibu, dan anak, sedangkan keluarga besar berarti keluarga yang mencakup keluarga inti, kakek, nenek, paman, dll.
Tidaklah mudah menyatukan seluruh individu menjadi keluarga. Di butuhkan kesabaran dan pemikiran yang bijaksana, agar tidak ada kesenjangan di antaranya. Dari perkumpulan keluarga-keluarga, timbul istilah masyarakat, yang bermakna sekelompok individu, khususnya, memiliki agama atau kewarganegaraan yang sama dan tinggal di suatu daerah tertentu. Dalam ruang lingkup tempat tinggal, banyak dari masyarakat yang merasa tidak adanya keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran. Terutama di daerah pedesaan, sedikitnya lapangan pekerjaan, sehingga menambah kesulitan pada masyarakat untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Di lain hal, kehidupan kehidupan pekotaan lebih menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Oleh sebab itu, masyarakat di pedesaan banyak memilih pindah ke perkotaan yang di namakan urbanisasi, untuk mengubah terutama dari sisi ekonomi sehingga mereka bisa mendapatkan kehidupan yang lebih layak. Meskipun tidak semua dari mereka berhasil, setidaknya bisa bertahan hidup untuk di hari berikutnya.
Kesimpulannya, dari setiap individu adalah manusia yang di lahirkan sebagai mahluk sosial. Perlu adanya pengertian satu sama lain, agar menjadi masyarakat madani yang selalu berusaha menjadi pribadi yang lebih baik di kemudian hari.
Senin, 20 Desember 2010
Children must always obey their parents’ orders
New era gives us multiple impacts. Besides a good impact, this era always give us a bad impact. For detail we can say that some aspect also more potentially approached to our children, mode also related to the growth of the basic fundamental on children’s mind. For example; children have a labile emotion, means that they can be easily to copy the character or action from other. They know or not, but surely it will makes a bad character.
Furthermore, in the stuck of problem is they are trying to disobey what the parents’ say. How they can disobey what the parents’ say? Children feel in the forced situation, because their parents too strict to organize children’s way. As we know that children have a children hood that makes them feel good. Why we shouldn’t give it to them? One side parents hope that their children will be a good person by giving them a best regulation. How if parents give unsuitable choice to them? This is the problem and the reason why their children try to disobey what the parents’ say. Some reason that make children disobey what the parents’ say are:
1)Broken home: some problem that occurred in the family member, children also touched the negative impact from it. Children feel lonely and may become a close person.
2)Friends: friends give more time to join and also will be the lantern for the children to solve their problem. If children have assume that friends are better than parents, they will hear the advice from friends and ignore the advice from parents.
3)Environment: the vital aspect that builds the character of children is environment. If the children accustomed join to the society which directly gives the false advice, they will be able to disobey their parents.
According to this case, the whole negative impact will create:
1)Children who have the egoism character
2)Bad attitude of children
3)Criminal children
I can solve these problems by doing some actions such as parents should give the good education, the good regulation, more attention, give the time for their children hood and children should get the socialize education.
So, I agree with this issue that children must always obey their parents’ order. To make a good condition and situation for the life of itself.
Furthermore, in the stuck of problem is they are trying to disobey what the parents’ say. How they can disobey what the parents’ say? Children feel in the forced situation, because their parents too strict to organize children’s way. As we know that children have a children hood that makes them feel good. Why we shouldn’t give it to them? One side parents hope that their children will be a good person by giving them a best regulation. How if parents give unsuitable choice to them? This is the problem and the reason why their children try to disobey what the parents’ say. Some reason that make children disobey what the parents’ say are:
1)Broken home: some problem that occurred in the family member, children also touched the negative impact from it. Children feel lonely and may become a close person.
2)Friends: friends give more time to join and also will be the lantern for the children to solve their problem. If children have assume that friends are better than parents, they will hear the advice from friends and ignore the advice from parents.
3)Environment: the vital aspect that builds the character of children is environment. If the children accustomed join to the society which directly gives the false advice, they will be able to disobey their parents.
According to this case, the whole negative impact will create:
1)Children who have the egoism character
2)Bad attitude of children
3)Criminal children
I can solve these problems by doing some actions such as parents should give the good education, the good regulation, more attention, give the time for their children hood and children should get the socialize education.
So, I agree with this issue that children must always obey their parents’ order. To make a good condition and situation for the life of itself.
NEWS ITEM
Purpose To inform readers, listeners, or viewers about event of the day which are considered newsworthy or important
Text Organization
~ Newsworthy events
Tell the event in a summary form)
~ Background events
(Elaborates what happened, explains what caused the incident)
~ Sources
(Comment by participants, witnesses, authorities, and experts Involved in the event)
Language Features
~Information on the use of headlines
~The use of action verbs
(Abash, abdicate, abduct, abolish,
Abuse, accelerate, accommodate, accompany,
Accomplish, adjust, adopt, advertise,
Allot, alter, amplify, analyze,
Appear, apply, arrange, avoid, bandage, banish, beg,
Blast, boycott, block, calculate,
Capture, carry, celebrate, change, charter, cheat, check,
Chew, circuit, circulate, climb, classify, close, complete,
Compile, conceal, conduct, connect, cook, copy, count,
Cry, damage, dance, decay, decorate,
Defend, defer, delete, deliver, deposit, describe, design, destroy,
Denote, detonate, develop, dictate, digest, direct, disturb,
Divide, dry, duplicate, earn, empty, enjoy, erase, escape,
Estimate, evaluate, examine, exhibit, expand, explain, export,
Face, filter, fix, fold, formulate, free, frolic, fry, glow,
Guide, handle, haze, help, hijack, ignore,
Import, improve, instruct, invent, invest, invite,
Jog, jumble, jump, kick, kidnap, kill, kiss, knock, label, land,
Launch, legalize, lessen, lift, limit, localize, lock, mail,
Maintain, mange, mix, nap, neglect,
Number, obey, observe, occur, offer, open, operate,orbit,
Pacify, paint, panic, pass, peep, perform, phone, photocopy,
Picnic, play, postpone, prepare, present, print, process, propel,
Provide, pull, push, quake, qualify, quarrel,
Quiz, quote, raid, rebel, refresh, repair, report, receive,
Review, rob, rub, sabotage, sail, satisfy, ship, smoke, spray,
Stabilizer, stop, supply, tackle, telephone, thicken, thin, tie, train,
Travel, type, underline, update, urge, urinate, use, vend, ventilate,
Veto, vie, wait, walk, wash, waste, watch, whip, whisper, whistle,
Worry, yell, yield, zigzag, zip, zipper, zoom.
~The use of saying verbs
Asked, abridged, admire, adored, advised, answered, apologized,
Criticize, estimated, insisted, replied
Televised, bespoke, bade, forbade, retold, said, spelt, swore
Told, added, claimed, gainsaid, spoke, spat
~The use of passive sentences
(An elephant was killed by the hunter,
I am hit by him,
I was called by her,
We will be given money by them,
Our invitation would be presented by our teacher
The house can be painted by me,
My secret has been kept by them,
Many sheets of paper had been folded by me,
Her mother is being praying by her,
The house was being painting by them,
My motorcar was stolen,
A new pen is given to me by him,
I am taught English by Mr. Abraham,
English is spoken by people all over the word,
I am not come by my friends,
He is being asked by his teacher,
They are not being ordered,
The homework has been finished by the student,
They have been sent in America for two years,
He has been caught by the police,
The report has not been reported yet,
The pencil was bought yesterday,
They were punished by the teacher for coming late,
This dress was washed yesterday morning,
We were not permitted to go home,
The books were not being read when he passed away,
The house will has been built for two years by him,
The car will has been sold by the day after tomorrow,
I will be divorced by my husband,
He will not be accepted in that firm)
~The use of adverbs in passive sentences
(Indonesia is claimed badly by another country,
The tasks from his teacher is worked hardly by him,
The system management of provider is run neatly –
by administrator every time,
He is pulled by me abruptly into the room and closed the door –
beside the wall,
Prostitution that make image dirtily should be banned,
Mr. Tono’s sigh has been clearly by spectacles,
The UNGU‘s launched successfully by good performance,
She is not accepted well by her darling )
Text Organization
~ Newsworthy events
Tell the event in a summary form)
~ Background events
(Elaborates what happened, explains what caused the incident)
~ Sources
(Comment by participants, witnesses, authorities, and experts Involved in the event)
Language Features
~Information on the use of headlines
~The use of action verbs
(Abash, abdicate, abduct, abolish,
Abuse, accelerate, accommodate, accompany,
Accomplish, adjust, adopt, advertise,
Allot, alter, amplify, analyze,
Appear, apply, arrange, avoid, bandage, banish, beg,
Blast, boycott, block, calculate,
Capture, carry, celebrate, change, charter, cheat, check,
Chew, circuit, circulate, climb, classify, close, complete,
Compile, conceal, conduct, connect, cook, copy, count,
Cry, damage, dance, decay, decorate,
Defend, defer, delete, deliver, deposit, describe, design, destroy,
Denote, detonate, develop, dictate, digest, direct, disturb,
Divide, dry, duplicate, earn, empty, enjoy, erase, escape,
Estimate, evaluate, examine, exhibit, expand, explain, export,
Face, filter, fix, fold, formulate, free, frolic, fry, glow,
Guide, handle, haze, help, hijack, ignore,
Import, improve, instruct, invent, invest, invite,
Jog, jumble, jump, kick, kidnap, kill, kiss, knock, label, land,
Launch, legalize, lessen, lift, limit, localize, lock, mail,
Maintain, mange, mix, nap, neglect,
Number, obey, observe, occur, offer, open, operate,orbit,
Pacify, paint, panic, pass, peep, perform, phone, photocopy,
Picnic, play, postpone, prepare, present, print, process, propel,
Provide, pull, push, quake, qualify, quarrel,
Quiz, quote, raid, rebel, refresh, repair, report, receive,
Review, rob, rub, sabotage, sail, satisfy, ship, smoke, spray,
Stabilizer, stop, supply, tackle, telephone, thicken, thin, tie, train,
Travel, type, underline, update, urge, urinate, use, vend, ventilate,
Veto, vie, wait, walk, wash, waste, watch, whip, whisper, whistle,
Worry, yell, yield, zigzag, zip, zipper, zoom.
~The use of saying verbs
Asked, abridged, admire, adored, advised, answered, apologized,
Criticize, estimated, insisted, replied
Televised, bespoke, bade, forbade, retold, said, spelt, swore
Told, added, claimed, gainsaid, spoke, spat
~The use of passive sentences
(An elephant was killed by the hunter,
I am hit by him,
I was called by her,
We will be given money by them,
Our invitation would be presented by our teacher
The house can be painted by me,
My secret has been kept by them,
Many sheets of paper had been folded by me,
Her mother is being praying by her,
The house was being painting by them,
My motorcar was stolen,
A new pen is given to me by him,
I am taught English by Mr. Abraham,
English is spoken by people all over the word,
I am not come by my friends,
He is being asked by his teacher,
They are not being ordered,
The homework has been finished by the student,
They have been sent in America for two years,
He has been caught by the police,
The report has not been reported yet,
The pencil was bought yesterday,
They were punished by the teacher for coming late,
This dress was washed yesterday morning,
We were not permitted to go home,
The books were not being read when he passed away,
The house will has been built for two years by him,
The car will has been sold by the day after tomorrow,
I will be divorced by my husband,
He will not be accepted in that firm)
~The use of adverbs in passive sentences
(Indonesia is claimed badly by another country,
The tasks from his teacher is worked hardly by him,
The system management of provider is run neatly –
by administrator every time,
He is pulled by me abruptly into the room and closed the door –
beside the wall,
Prostitution that make image dirtily should be banned,
Mr. Tono’s sigh has been clearly by spectacles,
The UNGU‘s launched successfully by good performance,
She is not accepted well by her darling )
Langganan:
Postingan (Atom)